Showing posts with label Sexy Herb. Show all posts
Showing posts with label Sexy Herb. Show all posts

Monday, September 19, 2016

Demam bedarah

Sangjitan sudah tinggal seminggu lagi, bokap terkena demam bedarah. Seluruh keluarga langsung pada galau, karena bokap gue usia nya sudah tidak muda lagi. Usia bokap 84. Biasa nya gagah tanpa kholestrol maupun diabetes. Sekarang harus masuk rumah sakit dan tepar. Karena trombosit nya terus menurun dan demam. Untungnya tidak telat di bawa ke rumah sakit, sehingga dapat bantuan melalui infus dan obat obatan.
Sedih banget liat papa seperti ini, lemah ga ada tenaga. Gue sampe mikir, kenapa bukan gue aza yang kena demam bedarah, setidaknya lebih better. Lebih kuat. Bokap kan sudah tua, kasihan kliatan cape banget. Sampai sempet dia bilank gak kuat. Dia juga bertanya tanya kenapa jadi begini. Apa yang salah? Soalnya bokap jarang sakit, jadi bingung dia tiba tiba lemes gini, apa yang terjadi?


Trombosit bokap dari masuk RS 150 turun drop ke 34 paling rendah. Nyokap panik, gue panik. Terutama karena bokap mogok makan. Memang penderita demam berdarah begitu. Nafsu makan berkurang drastis. Ga bisa nelen. Mulut rasa nya pahit. Mual. Enek. Kepala pusing. Lemes. Lesu. Makan harus di bujuk dan di paksakan agar trombosit bisa naik.

Hari pertama di rs trombosit 90. Hari ke 2 turun 60. Hari ke 3 paling serem liatnya turun ke 30. Untungnya hari ke 4 trombosit nya naik ke 40. Menurut gue sudah tergolong cepat. Untuk anak muda saja kadang kadang perlu seminggu sampai 2 minggu. 4 hari sudah lumayan express. Lega rasa nya ketika suster mengabarkan trombositnya naik. Terimakasih Tuhan.

Tapi nafsu makan nya belum balik. Masih harus di bujuk rayu dengan makan makanan kesukaan dia. Bokap bersikeras ga mau nelen makanan. Tapi setidaknya trombosit sudah naik. Kami semua sedikit lebih lega. Hari ke 5 trombosit 60, dokter bilang sudah boleh pulang ke rumah.

Setiap hari, selama bokap di rs, gue menyiap kan makanan makanan untuk di bawa ke rumah sakit. Karena makanan ini dapat membantu, agar trombosit bokap lebih cepat naik kalo menurut tradisional chinese medicine. Bila dimakan dapat membantu turun nya trombosit tidak terlalu drop ke bawah. Untuk orang orang yang terkena demam berdarah, mungkin ini bisa jadi panduan. Sekedar sharing sharing azah, semoga bisa menambah informasi.

1. Darah daging sapi has dalam
Jadi yang perlu di perhatikan, pilih lah daging sapi yang segar dari pasar, jangan yang di supermarket yang sudah di taruh di dalam kulkas. Daging sapi harus bagian has dalam. Beli sekitar 300 gram, karena kalo kebanyakan sayang, belum tentu penderita mau makan sampai habis. Daging sapi nya di cuci, di iris dan di cincang cincang, lalu di peras, darah nya di tampung di mangkok kecil yg dapat di pakai untuk masak (tahan panas). Setelah itu, mangkuk yang berisi darah tersebut di tim (kukus). Selama kurang lebih setengah jam sampai bentuk darah nya agak coklat abu abu seperti tahu jepang tekstur nya. Baru di angkat. Boleh di beri sedikit saja garam atau kecap manis sebagai perasa.

2. Ayam angkak
Belilah ayam kampung yang masih fresh dari pasar, jangan ayam boiler. Ambil sedikit saja, tidak usah banyak banyak, karena pasti tidak akan habis dimakan. Siapkan panci berisi air, rebus bersama jahe, jangan terlalu banyak agar tidak terlalu pedas. Setelah mendidih cemplungkan ayam, dan kira kira satu sendok angkak (yang sudah di gerus atau tumbuk), dimasak sampai daging ayam matang, boleh diberi garam. Angkak nya jangan terlalu banyak, karena rasanya pahit.

3. Fu fang a jiao jiang
Minum ini sehari 2-3 botol. Dapat di beli di toko obat chinese. Bedakan obat dokter 2 jam, kalo infus gapapa.

4. Jus Jambu merah
Jambu merah di bersihkan, kupas, potong dan masukan ke dalam blender bersama air secukupnya. Berikan sedikit susu kental manis agar ada rasa.

5. Jus buah bit atau dapat juga di buat pudding.
Yang ini belum sempat buat, trombosit bokap sudah naik, jadi sibuk berberes pulang dari rs. Bisa di google saja cara buatnya hehehehe. Semoga minggu depan bokap sudah fit dan bisa ikut sangjitan. Namun kata orang orang pemulihan nya rada lama dan pelan, jadi sabar sabar yah.

Sunday, November 4, 2012

Tim Ayam Obat




Hidup sehat itu penting (Cieeeeh...)
Belakangan ini gue capeeeee sekali. Pegel, otaknya mikir mulu.
Baru buka usaha clinic acupuncture di daerah Glodok. Sibuk ini itu.
Dan ternyata cukup ramai. Sibuk mengurus pasien malah menguras stamina gue sendiri.
Oleh karena itu kali ini gue perlu cia po (吃补)... Biar badan kuat..!!!!!!!
Mumpung hari Minggu libur.
Buat yang gampang dan mudah ajaaaa, yaitu tim ayam obat.
Selain sehat bernutrisi, juga menambah stamina serta vitamin yang di perlukan tubuh.

Bahan yang perlu di siapkan :

* 1 Ekor ayam (Boleh menggunakan dada ayam tanpa kulit, lebih sehat dan bebas minyak. Tapi..... lebih lezat kuah kaldunya bila mengunakan ayam utuh bertulang dan berkulit).


* 1 Batang Ginseng 人参 ( Ren Shen ). Tergantung keuangan masing masing hahahahahahahaha...
Optional, gue lebih suka menambahkan ginseng pada tim ayam obat, karena selain nourishing juga menambah flavour.

Ginseng ada yang murah dan ada yang mahal. Khasiat nya jelas bagusan yang mahal. Namun yang murah juga not bad at all. Hemat, cukup enak dan bergizi ;)
Harga tergantung berat nya. Yang murah Rp 200.000 (37,5 gr). Yang mahal Rp 2.500.000 (37,5 gr).
37,5 gr kira kira dapat 6-8 batang ginseng.

* 1 Paket herbal tim ayam obat (Tersedia di setiap toko obat chinese, resep serta harga di setiap toko berbeda).


Berikut paket tim ayam obat (Rp 35.000 — Rp 80.000) dari Toko Obat Banseng (Jl. Pancoran no 32 E Jakarta Barat. 021-6929128. 021-6925176):

     - 15 g 构杞子 ( Gou Qi Zi ) Wolfberry atau lebih di kenal dengan Goji Berries.
     - 15 g 红枣 ( Hong Cao ) Red Dates , kurma dari China.
     - 10 g 党参 ( Dang Shen ) Codonopsis Root.
     - 10 g 连子 ( Lian zi ) Lotus Seeds.
     - 10 g 淮山 ( Huai Shan ) Wild Yam.
     - 6 g 当归 ( Dang Gui ) Chinese Angelica. Sedikit pahit, boleh pakai, boleh tidak, sesuai selera.

* 1 Sendok teh garam.

* Air secukupnya.
Ini saja cukup sedap rasanya. Tapi kalau mau lebih enak rasa kaldunya, boleh repot sedikit : (*2 Siung bawang putih, cuci, kupas, geprek *1 Iris jahe bila suka *1 Batang daun bawang. Iris kecil ditaburkan terakhir.)

Cara memasak tim ayam obat :

* Cuci bersih ayam. Masukan ginseng kedalam ayam. Bila menggunakan dada ayam tanpa kulit belah sedikit ayam, masukan ginseng dan gulung.
* Tuang herbal kedalam claypot. Masukan ayam berisi ginseng. (cemplung in bawang putih, jahe bila suka). Tuang air secukupnya. Beri garam.
* Masukan air ke dalam double boiler atau dandang pengukus pada bagian bawah. Beri penyangga atau sekat, dan masukan claypot ke bagian atas. Kukus, steam selama 30-40 menit mengunakan api sedang, sampai ayam empuk. Jangan di rebus yaaaa... Di tim...!!! Namanya juga tim ayam obat, bukan rebus ayam obat....
* Periksa ayam bila ayam sudah matang. (Taburkan daun bawang bila suka).
* Angkat dan siap di hidangkan.
* Semua herbal tim ayam obat boleh di makan.

1 porsi untuk 2-5 orang.

Rasanya.... Luar biasa, ayam super empuk, sup bening dengan rasa oriental. Kebersihan terjamin, karena bikinan sendiri. Sehat dan menyegarkan. Gampang kok bikin nya.
Cara mudah lain, tumplekkan seluruh bahan tim ayam obat, ayam, garem, air kedalam slow cooker. Gunakan tombol cepat/high pada slow cooker. Tinggalkan sampai matang dan bisa di nikmati.
OOOOOoooh iya...........
Tim ayam obat ini tidak boleh di konsumsi apabila sedang batuk pilek :)



Steamed Herbal Chicken Soup

"Health is the greatest treasure"
I've got this easy healthy traditional chinese recipes, that will let you make a delicious nourishing chicken soup, without spending a lot of time to prepare.

Ingredients :

* 1 Whole Chicken (I prefer to use skinless, boneless chicken breast fillets, to maintain a healthy, low-cholesterol meal. If you use the whole chicken (with bones and skin), then you'll got a delicious scrumptious broth. )
* 1 pack of Chinese herbs for stewing chicken soup (炖鸡汤料)
Available in any Chinese pharmacy.
Recommended: Toko Obat Banseng
(St. Pancoran no 32 E Jakarta Barat. Indonesia. 021-6929128. 021-6925176).
Price: Rp 35.000 — Rp 80.000.
     - 15 g 构杞子 ( Gou Qi Zi ) Wolfberry or Goji Berries.
     - 15 g 红枣 ( Hong Cao ) Red Dates.
     - 10 g 党参 ( Dang Shen ) Codonopsis Root.
     - 10 g 连子 ( Lian zi ) Lotus Seeds.
     - 10 g 淮山 ( Huai Shan ) Wild Yam.
     - 6 g 当归 ( Dang Gui ) Chinese Angelica. Optional, have a lil bitter taste.
* 1 stalk Ginseng 人参 ( Ren Shen ). Optional, I love to add ginseng into my chicken soup, for it's unique flavour. Depends on how much money you want to spend. The expensive Ginseng have a better purpose.
The cheaper Ginseng is not bad at all. (Save more money, taste good, and good for health as well)
* 1 tsp salt.
* water.

You can add (*2 garlic cloves, peeled and slightly bruised *1 slice ginger *1 leeks trimmed and chopped.) Optional, only if you want to.

* Roll the chicken around the ginseng.
* Place chicken, chinese herbs, (optional : garlic, ginger) into the claypot. Pour over the chicken with water. Seasoning with salt.
* Place water in the lower part of double boiler. Put the claypot at the upper part.
  Steam at medium heat for about 30-40 minutes, until the chicken is cooked.
* Drizzle some chopped leeks (optional).
* Ready to serve
* All of the chinese herbs are edible.

(Serves 2-5)

Easy and super quick cook : Pour everthing into slow cooker. pour water and seasoning. Cook in high, until everything is tender.

Avoid consume steamed herbal chicken soup during cold/flu.

Wednesday, September 14, 2011

Kisah Seorang Peracik Obat

Serem ga liat kecoa, kelabang, tonggeret, scorpio, cacing, toke, etc??? Hahaha.. Buat gue ini pekerjaan sehari hari, dimana gue harus memegang, menimbang, meracik bahan bahan tersebut. Untuk dijadikan obat, sesuai resep Sinshe (Doctor Traditional Chinese Medicine). Serasa Severus Snape Harry Potter deh.... Bisa bikin Polyjuice Potion kali wkwkwk...
Semua bahan obat tersebut berasal dari China, jadi kecoa nya import hahaha, bukan seperti yang biasa di temukan di rumah.

Padahal di Indonesia juga banyak binatang serta tumbuhan yang unik. Mungkin bisa juga di jadikan bahan obat. Hanya sayangnya belum ada penelitian khusus atau research jelas seperti di China.
Selain alami, dan natural, bahan bahan tersebut sudah di research berabad abad lamanya. Tapi harus sesuai dengan resep Sinshe ya! Ga bole ngasal!

Dan bukan seperti ramuan ajaib Harry Potter. Ga bisa 1x minum, lantas sembuh total. Butuh waktu. Harus rutin. Mo sabar dan update kembali cek ke Sinshe. Perlu di dukung gaya hidup sehat juga tentunya.

Isi hati seorang peracik obat mungkin kira kira begini :

1. Harus bisa baca resep dalam bahasa Chinese. Duh para Sinshe kalo nulisnya ambruadul, kecil2, mata lama lama juling neh. Rapi an dikit donk.. At least berbentuk, ga awut awutan, biar mudah dibaca.

2. Suka bingung kalo ada pasien yang minta cepetan di timbangin obat. Antri donk. Kan nimbang perlu ketelitian. Ntar salah ngasi dosis.. Gimana coba?

3. Para pasien paling hobi nanya "Ini obat buat apa?". Kaga percaya ama Sinshe nya yah? Lah tugas gue kan nimbang sesuai resep. Bukan jadi Sinshe dadakan. Ntar kalo salah teori? Sama Sinshe nya aza laporan sakit nya dimana. Masa gue disuru nebak nebak sakitnya apa? Maap yaaa, bukan pelit bagi informasi..

4. Lebih bingung lagi kalo ada pasien yang sok tau.. Obsesi menjadi Sinshe kaleee. Bagi bagi informasi ke pasien lainnya. "Makan ini bagus untuk sakit ini. Makan itu aza, kata orang bagus...". Hmmm... Sinshe jadi jadian (Emang siluman?). Jagoan dia daripada Sinshe yang belajar bertaon taon. Trus pasien yang dengerin... Lohhh... Kok lebi percaya sesama pasien daripada Sinshe?!?!

5. Ada pasien yang demen ama bau bau an obat. Begitu liat obat, langsung dicomot, trus di cium cium, sampe menempel ke hidung. Kalo punya sendiri ya gapapa... Masalahnya punya pasien lain!!! Ga higenis dehhh...

6. Kadang suka nemu yang bikin senewen. Uda kelar nimbang 3 bungkus, semua obat udah bercampur aduk. Terdapat berbagai macam butiran kecil dan bubuk. Tiba tiba pasien nya ngomong "Ga jadi 3 bungkus, 1 bungkus aza deh..". Haaa? Masa mo di pilah pilah lagi?!

7. Memang jarang ketemu penimbang obat berusia muda. Sering banget pasien meragukan gue... "Bisa nimbang ga tuh?" Hiksssss... Sedihnya! Helooow... Nimbang obat bukan berdasarkan umur!!!!

Namun seorang peracik obat harus tetap tersenyum, melayani pasien dengan baik...

Sekian curhatan seorang peracik obat.. :P

Friday, June 10, 2011

Cordyceps atau 冬虫夏草(dong chong xia cao)

Cordyceps atau 冬虫夏草(dong chong xia cao) telah dikenal dan digunakan Traditional Chinese Medicine selama ribuan tahun. Herba ini berupa larva dari ulat bulu (Hepialus) yang ditumbuhi jamur cordyceps. Setelah dibersihkan, larva ini dijemur sampai kering, di bawah sinar matahari.
Dong    冬  = musim dingin
Chong  虫  = ulat
Xia        夏  = musim panas
Cao       草  = rumput
Bahasa Tibet cordyceps adalah  “dbyar rtswa dgun vbu”.
Tumbuh diatas ketinggian 3000 - 5000 meter dari permukaan laut. Obat ini harganya mahal. Selain sulit dicari, sukar juga untuk membedakan keaslian nya, karena banyak sekali di palsukan. Parahnya lagi, yang malsuin kadang kadang memakai bahan plastic, tepung terigu, bubuk gips, bahkan ada yang pake kawat buat nyambungin cordyceps yang sudah patah patah. Penjual yang nakal kadang mencampurkan cordyceps bermutu baik dengan yang grade jelek. Jadi harus hati hati , jangan sembarangan beli. 
Masa panen Cordyceps hanya berlangsung relatif singkat, sekitar 4 minggu di bulan Mei dan Juni. Para pencari Cordyceps yang telah berpengalaman hanya bisa mengumpulkan kurang dari 10 Cordyceps berkualitas tinggi sehari. Jumlah Cordyceps dengan kualitas paling tinggi yang bisa dikumpulkan dalam setahun dari seluruh dunia hanya sekitar 330kg (660 pounds) saja. Hal ini menjadikan Cordyceps sebagai barang yang sangat langka dan sangat bernilai sehingga hanya bisa dinikmati dan menjadi hak eksklusif kalangan elit China.
Cordyceps Sinensis yang berkualitas tinggi sekali, tumbuh secara liar di dataran tinggi Tibet, di ketinggian lebih dari 5000 meter di atas permukaan laut. Kadar oksigen yang rendah pada ketinggian ini dengan iklim yang ekstrim serta kondisi lingkungan yang tidak bersahabat, membuat hanya segelintir spesies yang bisa hidup karena mampu bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan yang keras, termasuk Cordyceps. Semakin keras dan ekstrim kondisi lingkungan dimana Cordyceps tumbuh, semakin tinggi kualitasnya.
Cordyceps yang berasal dari Tibet (西藏) dan Qing Hai (青海玉树), paling bagus grade nya, paling mahal juga harganya. Bentuk cordyceps asal Tibet (西藏) dengan asal Qing Hai (青海玉树) berbeda. Biasanya warna cordyceps asal Tibet lebih ke kuning dengan mata coklat tua, Qi Hai bewarna lebih coklat dan bermata coklat kuning. Juga tercium perbedaan wangi yang dikeluarkan.
Dataran Tinggi Qing Hai dan Tibet adalah daerah penghasil utama Cordyceps. Qing Hai Cordyceps menempati seluruh output produksi lebih dari 70%, diikuti oleh Tibet dan Si Chuan, di samping itu, Gan Su dan Yun Nan juga distribusi Cordyceps, tetapi lebih sedikit.

Fungsi dan khasiat cordyceps, baik untuk :
- Asma dan alergi rhinitis.
- Brokitis kronis dan batuk.
- Meningkatkan energi dan stamina.
- Pemeliharaan hati / liver dan ginjal.
- Mencegah dan mengatasi Hepatitis Kronis / fatty liver (hati berlemak).
- Meningkatkan fungsi ginjal dan memperbaiki cedera ginjal oleh bahan kimia.
- Mencegah dan mengatasi diabetes (seperti gejala sering haus, sering buang air kecil dan luka susah kering).
- Meningkatkan vitalitas / meningkatkan fungsi seks yang sudah menurun.
- Meningkatkan libido dan fungsi seksual.
- Meningkatkan tingkat kesuburan Pria / Wanita.
- Mengatasi haid yang tidak teratur.
- Meningkatkan fungsi paru paru.
- Menjaga saluran pernafasan sehingga tidak mudah flu.
- Menurunkan lemak dalam darah.
- Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
- Memperkuat kekebalan tubuh.
- Mengatur keseimbangan tekanan darah.
- Menangkal radikal bebas.
- Membantu mengurangi stress dan anti penuaan (Anti Aging)
- Meningkatkan kinerja atletik. (Otot dan tulang)
Banyak yah khasiatnya... Itu sebabnya mahal dan banyak dicari.

Ini Cordyceps (冬虫夏草)yang pastinya di jamin keasliannya. Tidak terlalu besar atau kecil, biasanya kalo besar banget, bisa saja itu buatan atau piaraan. Tapi gue punya cordyceps yang bagus, asli dari Tibet. Pasti mo bilang karena gue yang jual!!! Beneran bagus kok barangnya... Jujur!
Cordyceps asli yang gue jual
Harga cordyceps ini Rp 16.500.000 / 37,5 gram. Atau satu liang. Jangan kaget, memang harga pasarannya begitu. Bahkan ada juga yang menjual grade yang lebih tinggi lagi serta lebih mahal lagi. Cara membedakan asli atau palsu, biasa nya terletak pada bentuk kaki dan kepalanya. Biasanya mempunyai panjang 3 ~ 5cm, berdiameter dari 3 ~ 8mm. Pola guratan Cordyceps kasar. Biasanya memiliki 8 kaki, dekat kepala ada 3 kaki (agak sulit dilihat), di dada 4 kaki paling terlihat jelas, 1 di ekor. Dari kepala cordyceps, umumnya bewarna coklat tua dan berdiameter 0.3 cm. Selain itu, cordyceps mempunyai wangi khas yang dikeluarkan. Nah itu harus yang sering liat dan coba dicicipi cordycepsnya. Boleh panggil gue buat cobain keasliannya hahahahahhaa....makan gratis cordyceps, mau banget gue hahahahahahahaha (ketawa orang maruk) .
Contoh mata cordyceps Tibet asli. 
Cordyceps ini bisa di tim bersama tim ayam obat. Tinggal cemplungin beberapa batang. Atau bisa juga di giling menjadi bubuk. Bisa juga setelah itu dimasukan kedalam kapsul agar lebih praktis. Kalo masih ga percaya atau ragu ragu, takut barangnya gue tuker, silahkan dateng sendiri langsung liat pembuatan di giling nya serta di jadikan kapsul. Asal bersedia menunggu minimal sekitar 2 jam.

Berbagai macam product cordyceps di pasaran, dengan kualitas serta harga yang bervariasi. Product yang mengandung bahan cordyceps ini, sudah berupa tablet atau kapsul, lebih praktis dikonsumsi namun, grade cordyceps tidak dapat diketahui, standard dari pabrik obatnya :



Contoh cordyceps palsu:


Nah kalo cordyceps seharga Rp 17.000 ini.......ketahuan banget tuh bukan cordyceps asli!!!!

Tuesday, January 18, 2011

Cara Menggodok Obat Chinese Herbal

Bagaimana cara menggodok obat chinese herbal?
(How is a herbal decoction prepared?)
1. Tuang bahan obat herbal kedalam panci stainless, panci keramik, maupun panci tanah liat (panci apa saja boleh kecuali panci alumunium). Tuang air kedalam panci kurang lebih 3 gelas atau sampai obat terendam, kurang lebih 1-2 cm diatas permukaan obat. Rendam obat kira kira 20 menit sampai 1 jam.
(Put the dry, crude herbs in an earthenware or stainless steel pot (avoid include cast iron and aluminium), pour cold water in the pot until the water is 1–2 cm above the herbs, and let the dry, crude herbs soak in the water for at least 1 hour.)
2. Masak obat dengan api besar.
(Afterwards, place the pot on the fire, heating with a strong flame.)
 

3.  Masak sampai mendidih, kemudian kecilkan apinya, masak kurang lebih 20 menit atau sampai air tersisa kurang lebih 1 gelas.
(When the liquid is boiling, turn the heat down to gentle, cook the herbs for 20 minutes or cook the herb until the liquid is one mug remains.)
 


4. Setelah obat selesai dimasak. Saring obat dan tuang ke dalam gelas.
(Strain the decoction from the pot.)
 

 

5. Jangan buang sisa obat, tuang kembali sekitar 3 gelas air, masak kembali obat dengan cara yang sama. Saring kemudian gabungkan godokkan pertama dan kedua, aduk rata, kemudian bagi kembali ke dua gelas. Obat dapat diminum 2 x : pagi dan sore hari. Hangatkan bila hendak diminum.
(Pour another cold water onto the herbs in the pot and repeat the above cooking method : bring to boil, and then simmer again for another 20 minutes until about one mug of liquid remains. Strain this decoction and then mix the two decoctions together. Finally, divide the decoction into two portions, and drink each portion warmed over the course of the day in two lots.)

Beberapa macam obat yang mahal biasanya dibungkus terpisah, contoh : Hong hua (红花/saffron crocus), ada juga yang berbentuk bubuk yang dibungkus terpisah karena tidak dimasak, contoh : Tian Qi Fen (田七粉), ada pula yang berbentuk gel dan sirup seperti E Jiao (阿胶) yang di aduk bersama godokan obat yang telah selesai dimasak.
Some rare, expensive herbs, such as Hong Hua should be prepared separately. Herbs that are traditionally used in powder form should be added to the prepared decoction without cooking; an example is San Qi (Notoginseng radix) powder. Gels and syrups such as E Jiao (Asini coriicolla), Yi Tang (Maltose) and honey, as well as egg yolks, should also be dissolved in the prepared decoction without cooking.

Kehidupan selama dua tahun perkawinan

Tidak terasa, tau tau sudah 2 tahun menikah. Rasanya baru kemarin hihihihi. Jadi bagaimana perjalanan 2 tahun ini? Bahagia banget, bahk...