Showing posts with label BUKA SAMPAI LEWAT JAM 12. Show all posts
Showing posts with label BUKA SAMPAI LEWAT JAM 12. Show all posts

Tuesday, October 4, 2011

BornGa 본 가 (本家)

My Korean friends report that "Born Ga (not born gay -..-) is a must must must try restaurant".
Selain terkenal dengan motto "Original Korean Taste". Born Ga bertebaran dimana mana. Terdapat 20 restaurant Born Ga di Korea. 7 franchise di China dan 1 di US. Ga nyangka... Ternyata buka juga di Jakarta!!!! Assssaaaaaa...

Ga susah susah amat menuju ke Born Ga. Terletak di seberang salon Lutuye Wolter Monginsidi. Dekat Pasar Santa. Buat yang ga gitu paham daerah Kebayoran Baru, dari arah Semangi belok menuju Pacific Place lurus aza lewatin sampai nembus ke Senopati, yang ada Restaurant Arang 22, belok kiri trussss aza ke arah blok M sedikit ke kanan...Lewat Jl.Suryo Lurus terus... Sampe deh Wolter Monginsidi.

Melirik menu menu penuh gambar yang menggiurkan, membuat gue bingung sejenak... Makan apa ya enaknya...? Minimal harus order 2 porsi kalo mo bakar bakaran.
Karena masih siang, kebanyakan pengunjung Korea memesan Naeng Myeon 냉면 (Rp 58.000), bakmi dingin yang berisi bakmi, sepotong daging disertai sayuran segar dan berkuah es... Tempting... Enak juga kliatannya... Panas panas gini...
Tapi gue pesan yang laen ah...
Galbi Tang 갈비탕 (Beef short rib soup)
Semangkuk kuah mengepul panas berisikan tulang iga sapi ini benar benar nikmat. Pertama tama daging yang masih menempel pada tulang besar di gunting, agar mudah disantap. Kuah bening amat berkaldu.... Ditambah daging yang kenyal lembut (Benar benar daging pilihan), sedikit lemak, seperti lumer di mulut!!! Rp 75.000

Pernah liat adegan drama Korea, dimana tante tante Korea malem malem lagi bad mood?
Ato orang Korea malem malem laper?
Semua lauk dan nasi di campur di baskom gede, aduk aduk trus dimakan? Hahaha disini bisa cobain enak nya makan nasi campur baskom (Bisa juga disebut Bi Bim Bap 비빔밥) penghilang stress tersebut!
Chadol Doenjang Chigae 차돌된장찌개
(A traditional Korean stew consisting of beef brisket and various vegetables cooked with soybean paste)
Kuah tauco berisi daging itu di sajikan dengan baskom gede berisi sayur. Tumplekin nasi di atasnya. Kasih saos bewarna merah 고추장 (Gochujang) . Tambahin sedikit radish 무생채 (Mushengje). Sendok daging tauco dari kuahnya. Kemudian aduk aduk aduk sampe rata. Trus Happpppppppp.... Nyum nyum nyum... Serasa Ajooma... (Tante tante...) Rp 63.000


Saking enaknya sampe gue buat video... Susah di describe dengan kata kata..

Jap Chae  잡채 (Stir-fried beef and vegetables with glass noodles)
Soun Korea goreng ini cukup enak. Rp 100.000
Enak nya kalo makan di restaurant Korea, selalu mendapat side-dish banyak dan gratis..

Galbi tang menjadi favorite gue semakin manteb dimakan dengan dice radish 깍두기 (Kak tu gi). Nendang rasanya. Chadol Doenjang Chigae, juga enak enak enak. Gue bakal balik sini lagi nyobain masakan lainnya..
Panggang panggangan... Dengan daging berkualitas baik..
I spotted 소주 Sojuuu... 막걸리Makgeolli (Rice Wine)... Oh disini juga jual Korean wine 복 분 자 (Bok Bun Ja)!!!

Selesai makan dan membayar bon, pelayan memberikan 3 pilihan free dessert. Ice coffee, hot coffee dan Omija. Ice coffee segar, lebi enak daripada kalo gue bikin sendiri. Hot coffee nya juga ok.

Tapi yang paling enak, dan mesti di coba.. Minuman Omija (오미자)... !!!!!
Minuman berwarna pink cantik.. Asam asam manis, menyegarkan... Membantu pencernaan, membuat badan sehat!!! High in organic acids which are good for relieving physical fatigue and quenching thirst. Enak sekali rasanya... Terbuat dari biji Omija.. Bagus untuk kesehatan... Kalo ke Born Ga... Gue saranin pesan Omija sebagai pilihan minuman dessert!!! Omija...!!! Omija..!!! Omija fever~

Dikasi free buah buahan juga...
Total kerusakan hari itu Rp.274,890
Ini gedung megah berwarna Hitam bertuliskan Born Ga.

Pipa pipa penyedot asap berjejer. 
Buat gue... Disini sorga makanan Korea. Bener bener asli, dan bisa jadi the best restaurant Korea di Jakarta. Service memuaskan. Tempat asik buat ngumpul2. Oh ya kalo mo makan di dalam VIP room sebaiknya telpon pesan dahulu. Sayang tak ada 오빠 (Korean bro) opa ganthenk menemani gue makan wkwkwkwk..
"Bornga is the idea of a South Korean chef from Seoul, Paik Jong-won, who started the franchise in 1992. Paik's became famous because of a unique dish, Woo Samgyup: thinly sliced beef brisket dressed in special sauce."

본 가 (BornGa) 本家
자 카 르 타 점

Jl. Wolter Monginsidi No.24 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Telp : (021) 739-6229, 723-3024
Fax : (021) 723-2601

Website : http://bornga.co.kr

Lihat Born Ga 본 가 di peta yang lebih besar

Sunday, September 11, 2011

Imperial Chef Hayam Wuruk 帝王食坊

Bisa dibilang, I grew up from this restaurant. Uda ga ke itung berapa puluh kali gue ngesot ke Imperial. Sejak buka - sampe skarang. Gue penggemar setia mereka. Buat gue, Imperial perfect for any occasion. Business lunch, sunday brunch, late dinner, anniversary, reunion, quick lunch, dating, arisan, supper, gathering, birthday party, yum cha, nongkrong ama temen, etc.
Chinese restaurant dengan harga yang masuk akal. Serasa berada di Hongkong. Service juga memuaskan. Gue pernah liat om om mabok berat, berisik, rese banget, ngajak pelayan ribut pula. Imperial masih melayani tamu tersebut dengan baik dan sopan.

Apa yang enak disini? Hmph... Sulit dijawab. Karena segala masakan disini enak. Bebek apel dengan saos wine, roast suckling pig, tim ikan ala tio jiu, tahu nenek moyang, soup harian, aneka Dim Sum... Nom nom nom... Superb delicious!!! Taste heavenly... Semua masakan seperti punya sihir, yang bisa bikin angkat jempol + bergumam "好吃" (hao chi).
Menu selalu divariasi setiap bulan, ga ngebosenin. Kadang dalam satu hari, gue bisa balik 3x, untuk breakfast-lunch-dinner disana.

Imperial masih termasuk group Duck King, versi non-halal. Entah kenapa, cuman Imperial Chef Hayam Wuruk saja yang mampu mencuri hati gue. Pernah nyobain Imperial Chef PIM, Empo, GI.... Sayangnya ga ada yang bisa nyamain. Walo di kawasan kota macet, susah parkir, terkadang restaurant penuh, mesti ngantri lama sambil berdiri, tapi semua kendala terbayar dengan kelezatan masakan Imperial.

Imperial Chef
Hotel Jayakarta
Jl. Hayam Wuruk No. 126
West Jakarta
Tel. (62 21) 6262533

Friday, August 26, 2011

Sin Heng Claypot Bak Koot Teh

Waktu Neena nanya, mo makan apa siang? Gue bingung... Banyak pilihan menari nari di kepala.
Gitu Neena nyebut "Bakut teh?". Langsung roh carnivora gue menjawab dengan lantang... Yokkkkkkk...
Yesss..........I'm a sucker for Bakut Teh. Hahaha...

肉 骨茶(Rou Gu Cha) yang kalo di terjemahin = daging tulang teh, pork ribs in herbal soup... Makanan terfavorit dikalangan pencinta daging babi, seperti gue dan Neena. Ada berbagai macam bakut teh :
1. Teo Chew Style - Kuah bening dan banyak lada.
2. Hokkian Style - Kuah bewarna gelap atau hitam.
3. Cantonese Style - Rasa obat herbalnya berasa jelas.
 
新兴瓦煲肉骨茶 (Sin Heng Claypot Bak Koot Teh) terkenal sejak 1983. Menjual bakut teh ala Hokkian dengan rasa traditional.
Menyeruput kuah yang hitam pekat, terasa jelas kombinasi herbal serta pepper. Bongkahan tulang besar, berlapiskan daging tebal yang dicocol ke irisan cabe merah + kecap. Di tambah dengan cakwe yg dicelup, meresap kuah.... Membuat gue anteng tak berkutik, khusyuk menikmati bakut teh dengan rasa classic.
Daging sih gak empuk empuk amat. Gak langsung copot dari tulangnya. Harus digigit gigit, meaty pork ribs dengan kekenyalan passs... Masi kliatan kok encek encek yang ngunyah bakut teh di Joo Chiat siang itu. Brarti ga keras keras amat laaaa...
Neena pesan claypot besar bakut teh, claypot besar kulit tahu, cakwe dan 3 mangkok nasi, untuk porsi makan tiga orang (Axiang, Neena n me). Saking uda ga sabar menyantap, motonya jadi blur.
Kulit tahu yang mengambang, sedikit terasa lebih manis kuahnya.... Ga usa di tanya hihihihi... Enakkk!!! Nikmat!!!
Sin Heng Bak Koot Teh
439 Joo Chiat Road
Singapore
Tel: +65 6345 8754
Open 24 hours
Closed Mondays

Monday, August 15, 2011

Lau Pa Sat

Setelah makan malam di Geylang, gue di angkut ke Lau Pa Sat oleh Nina. Food court outdoor yang terletak di daerah perkantoran ini ramai selalu. Duduk nongkrong ditemani sate ala Lau Pa Sat, sambil ngobrol dengan teman lama.....
Ahhhh Life is Good...!!!!
Lau Pa Sat (open 24 hours)
18 Raffles Quay
Singapore 048582
Telp. (65) 6220 2138

http://www.laupasat.biz/home.html
Pusat jajanan local food...
Sate ala Lau Pa Sat...
Penjual aneka minuman..
Milo Dinosaur......!!!!!!!!!!!!!!

Saturday, August 13, 2011

G7 Sinma Live Bull Frog Claypot Porridge

Geylang, tempat ini terkenal di Singapore, sebagai tempat yang lorongnya di penuhi makanan lezat. Selain itu Geylang juga terkenal dengan "Ayam" nya. Maksud gue night workers hehehehe... Imelda bersama hubby nya mengajak gue berpetualang makanan ke Geylang untuk dinner. Paul yang asli Singaporean, menjelaskan bahwa Geylang mempunyai banyak lorong. Dan uniknya setiap lorong bernomor ganjil untuk tempat makanan, dan yang genap untuk business... prostitution dan hotel plus plus... Setelah puas melirik di jalan jalan Geylang ( Gue penasaran, jadi maksa Paul muter muter dikit di lorong genap hihihihi.. Maklum turis ), akhirnya sampai di lorong 3, tempat makan malam.
Bertempat di lantai 2, restaurant kecil ini ramai di kunjungi. Waiter nya semua berbahasa Chinese. Dan dalam sekejab Paul cas cis cus pesan makanan sambil menunjuk nunjuk menu. Gue yang juga mengerti bahasa Chinese... Masi tetep aza bengong dengan bahasa Chinese berkecepatan tinggi... Amazeeeed..
Restaurant yang dipilih Paul ini terkenal dengan bubur kodoknya. Yang di bayangan gue adalah bubur kodok biasa seperti di restaurant chinese Jakarta. Ternyata berbeda sodara sodara. Bubur Kodok yang mendarat di meja ini amat tidak sama dengan bayangan gue. Bubur di claypot bubur. Dan Kodok di claypot lainnya. Mereka terpisah!!!! Kalo di Indo kan Bubur kodok jadi satu dan rasanya hambar... Ini tidak samaaa... Claypot berisi kodok mempunyai saos kental bewarna hitam. Dan rasanyaaaa.... Luar biasa... Kodoknya berbumbu pedas, disertai jahe plus daun bawang, dan kaya nya pake banyak blackpepper.
Selain bubur kodok, Paul juga memesan iga babi, yang ini juga rasanya enak sekaleee. Makanan favorite juga. Daging nya pas, ga keras, bumbunya juga meresap. Ga bisa dilupakan. Ludes lah seketika.
Kacang panjang yang di cah bawang. Rasanya cukup ok. Cuman masi kalah enak sama bubur kodok dan ribs babi nya. Santapan malam yang menyenangkan, apalagi berkumpul dengan teman lama. Thank's to Paul and Imelda ;)
Ps: Biasanya sulit menemukan tempat untuk parkir di Geylang, tapi ada gedung parkir tak jauh dari restaurant ini.

G7 Sinma Live Bull Frog Claypot Porridge (Geylang Rd)
161 Geylang Road Lorong 3
6743 2201

Friday, June 3, 2011

Michuholl

Sabtu lalu pergi minum minum bersama teman. Soju (소주), minuman keras asal Korea. Rasanya mirip mirip vodka, hanya saja lebih manis. Bahan baku soju tradisional biasanya beras. Kadar alkohol berkisar antara 20%-45%(ABV).
Oooops...ternyata kita kebablasan menghabiskan 4 botol.......pantes blurrrr ahahahhahaha....

Minuman keras disebut juga spirit. Term spirit refers to a distilled beverage that contains no added sugar and has at least 20% ABV. Popular spirits include brandy, fruit brandy (also known as eau-de-vie or schnapps), gin, rum, tequila, vodka, and whisky.. Masuk akal juga sih...secara kalo habis minum spirit banyak, seperti kemasukan hantu (spirit) kan hahahaha. Ada yang nyanyi nyanyi, marah marah, sedih dadakan dan tingkah laku yang aneh aneh. Minum minum boleh saja, asalkan tau batas, tau limit sendiri, gak nyusahin orang lain dan jangan nekad menyetir, minuman murah...tapi nyawa mahal harganya...Sebaiknya pulang dengan taxi atau minta dijemput orang rumah saja.

Nah, sekarang lanjut yaaa ke review restaurant Korea di hotel Sunlake. 
Michuholl (미추홀)
Phone: (021) 650-9969
Sunlake Hotel 

Jl. Danau Permai Raya Bl C1, Jakarta
Gue sudah beberapa kali berkunjung ke restaurant ini, dan selalu puas dengan makanan nya. Temen gue kurang suka sih, katanya isi makanan nya sayur semua, dagingnya kedikitan....hahahahaha. Soal rasa temen gue juga complain, berbeda dengan expectation dia.....Yaaa selera orang beda beda, buat gue disitu tempatnya cukup nyaman, santai, homy. Tamu yang datang kesana pun 90% orang Korea asli. Side Dish complimentary yang disediakan pun banyak sekali. Kimchi nya pas. Beberapa makanan bisa dimasak sendiri, atau dimasakin di dapur. Porsinya besar besar, ga pelit. Soal harga , sedeng dan sesuai dengan service....Kali ini secara gue di traktir, ga bisa tulis harganya deh... hahahahaha...Tapi boleh di coba untuk para penggemar masakan Korea!!!
Banchan (반찬) refers to small dishes of food served along with cooked rice in Korean cuisine.
Jeyuk bokkeum (제육볶음), a hot and spicy pork dish...yang ini ada kimchinya.
Haemultang (해물탕) sup seafood umumnya berisi cumi kepiting kerang dan supnya pedas di kompor besar....manthabbb
Bulgogi 불고기 is one of the most representative Korean barbecued dishes made with thinly sliced beef, mushrooms and vegetables marinated in a mixed sauce of ganjang (soy sauce), sesame oil, sugar and Korean pear.
Samgyeopsal (삼겹살).....pork pork porkkkkk...grill pork...

Sunday, February 13, 2011

Jack Rabbit

Cyber 2 Tower Ground Floor
Jl. HR Rasuna Said X-5 No 13 Jakarta 12710
Telp : 021- 29021357
Kemarin gue bersama 6 teman melompat ke lobang Jack Rabbit yang lagi hip saat ini, mumpung tahun kelinci hehehehe.....
Jangan lupa memakai sepatu, khusus para cowo, bila berkunjung pada saat weekend...
Kalo sudah kepepet pakai sendal jepit, ada juga alternative lain meminjam sepatu pada valet....tapi ukurannya terbatas.
One of my friends pake sandal crocs, akhirnya harus pulang lagi ke rumah, karena ukuran sepatu 45 tak tersedia...
(Sorry Wen...jadi bolak balik deh)
Hari Sabtu, meja di restaurant Jack Rabbit kebanyakan sudah di pesan.
Ada baiknya bila hendak kesana, reserve-lah terlebih dahulu...
Design Jack Rabbit nampak menawan...ga sia sia yang design lulusan Havard :p

Sambil melewati arena restaurant dan bar...ngelirik sebentar ke arah mixologist nya: Carson Quinn, suami dari Chef  Farah Quinn, melongok ke atas dimana private room berada, dan sampailah gue di meja, yang kebetulan terdapat di outdoor or Patio.
Setelah duduk dan order makanan ga lupa gue mngeluarkan kamera... poto potooooo...
Tak disangka pelayan berbaik hati menawarkan untuk membantu memotretkan kita semua. Jarang banget terjadi....
Pengertian sekali, hahahha, apa keseringan ketemu cam-whore (banci kamera) ya?
Suuuuuit Suiiiiit pasangan Joe n Evie yang mo merit bulan October, Congratulation ya honey mwah.... 
Hehehehe mari latihan dulu photo pre pre wed nya....hahahaha..
Makanan pun tibaaaaaa....berikut review makanan versi gue pribadi yaa sejujur jujurnya...
Prawn Tom Yum Soup (Rp 45.000)
Rasa : Enak, ga terlalu pedas, berasa daun ketumbarnya...cocok buat cilantro lover. 
Buat Evie mungkin kurang pedas, tapi Evie juga bilang enak.
BBQ Beef Ribs (Rp 175.000), yang ini punya Donny, gue ga cobain...tapi menurut dia enak....sipppp!!!
Rosemary Chicken Mac 'N Cheese (Rp 80.000)
Tam2 pemilik makanan kurang suka...karena bumbunya. Owen datang telat karena balik ke rumah, order terburu buru sehingga salah pesan, dan ternyata Owen tidak menyukai macaroni. Tapi menurut gue ok, rasanya pas buat gue, terasa perpaduan rosemary dan kaya nya ada parsely dan mungkin oregano?
Wagyu N Salted Egg Fried Rice (Rp 75.000) milik Joe, yang lupa gue photo....dan ga ikutan nyicipin. 
Menurut Joe rasanya, biasa saja...
Jackrabbit 10 oz BLT Burger (Rp150.000) milik gue, pork burger!!!!!! Ketemu ketemu ketemu... hahahaha..
American spreads, pork bacon, Swiss cheese, Gruyere truffle fries. Kentang gorengnya....enakkkk. Gue edarin ke setiap mahluk hidup yang semeja ama gue, dan semua setuju enak. Dagingnya porsi tebel manteb, disediakan dengan colekan mustard kesukaan gue serta tomato sauce. Langsung sibuk deh ngunyah sambil nyocol....
Minuman standard... Beberapa minuman gue lupa photo hahahaha..
Secara keseluruhan Jack Rabbit asik buat tempat hangout, ngobrol, makanannya cukup ok. 
Hari sabtu tempat ini terlihat penuh, entah di hari biasa bagaimana...
So gue dari Jack Rabbit melaporkan hehehehe...

Kehidupan selama dua tahun perkawinan

Tidak terasa, tau tau sudah 2 tahun menikah. Rasanya baru kemarin hihihihi. Jadi bagaimana perjalanan 2 tahun ini? Bahagia banget, bahk...