Saturday, August 27, 2011

East Ocean Teochew Restaurant 东海潮州酒家

Sheng Chyn and Darren invited me to yum cha in Singapore. Kata mereka, restaurant ini terkenal dikalangan penggemar dim sum. Letaknya juga strategis... Tempat yang pasti dikunjungi turis Indo, kawasan Orchard. Apalagi kalo pas liburan... Bahhh lautan Indo deh. Dimana mana berkeliaran orang Indo. Ya kan?

Terletak di gedung Shaw Centre, bersebelahan dengan Isetan. Restaurant ala Chao zhou  ini selalu ramai weekday maupun weekend. Ngantri sebentar diluar, akhirnya dapet meja.... Setelah menyelusuri menu dim sum yang khas Teo Chew, makanan pun berdatangan..
Boleh panggil gue norak... Tapi babi panggang ini enakkkk buanget...!!! Seumur umur, gue belon pernah gue makan babi panggang seenak ini. Kulitnya crispy tipis, garingnya pas. Karena baru mateng, masi anget makin menggugah selera. Dilengkapi dengan saos wasabi... Wajib coba!!!
Kulit ikan yang di goreng crispy, renyah seperti krupuk. Dilengkapi dengan kuah sebagai cocolan, membuat kulit ikan berbunyi nyaring... Menambah cita rasa.
Yang ini juga ga kalah manteb. Kulit pastry yang berlapis lapis terasa gurih, dengan daging babi bersembunyi di balik kelezatannya.

Dim sum disini semuanya lulus test lidah gue. Bentuk dan rasa ga ada yang mengecewakan... Jadi ga perlu gue jelasin satu satu hahaha, mampir aza deh kesini....
East Ocean Teochew Restaurant (东海潮州酒家)
1 Scotts Road #02-18 Shaw Centre
Tel: 6235-9088
Mon to Fri: 11:30am - 3pm, 6pm - 11pm
Sat to Sun: 10am - 3pm, 6pm - 11pm
http://www.eastocean.com.sg/

Friday, August 26, 2011

Sin Heng Claypot Bak Koot Teh

Waktu Neena nanya, mo makan apa siang? Gue bingung... Banyak pilihan menari nari di kepala.
Gitu Neena nyebut "Bakut teh?". Langsung roh carnivora gue menjawab dengan lantang... Yokkkkkkk...
Yesss..........I'm a sucker for Bakut Teh. Hahaha...

肉 骨茶(Rou Gu Cha) yang kalo di terjemahin = daging tulang teh, pork ribs in herbal soup... Makanan terfavorit dikalangan pencinta daging babi, seperti gue dan Neena. Ada berbagai macam bakut teh :
1. Teo Chew Style - Kuah bening dan banyak lada.
2. Hokkian Style - Kuah bewarna gelap atau hitam.
3. Cantonese Style - Rasa obat herbalnya berasa jelas.
 
新兴瓦煲肉骨茶 (Sin Heng Claypot Bak Koot Teh) terkenal sejak 1983. Menjual bakut teh ala Hokkian dengan rasa traditional.
Menyeruput kuah yang hitam pekat, terasa jelas kombinasi herbal serta pepper. Bongkahan tulang besar, berlapiskan daging tebal yang dicocol ke irisan cabe merah + kecap. Di tambah dengan cakwe yg dicelup, meresap kuah.... Membuat gue anteng tak berkutik, khusyuk menikmati bakut teh dengan rasa classic.
Daging sih gak empuk empuk amat. Gak langsung copot dari tulangnya. Harus digigit gigit, meaty pork ribs dengan kekenyalan passs... Masi kliatan kok encek encek yang ngunyah bakut teh di Joo Chiat siang itu. Brarti ga keras keras amat laaaa...
Neena pesan claypot besar bakut teh, claypot besar kulit tahu, cakwe dan 3 mangkok nasi, untuk porsi makan tiga orang (Axiang, Neena n me). Saking uda ga sabar menyantap, motonya jadi blur.
Kulit tahu yang mengambang, sedikit terasa lebih manis kuahnya.... Ga usa di tanya hihihihi... Enakkk!!! Nikmat!!!
Sin Heng Bak Koot Teh
439 Joo Chiat Road
Singapore
Tel: +65 6345 8754
Open 24 hours
Closed Mondays

Wednesday, August 24, 2011

Bus Transnasional Jerteh - Singapore

Last sequel perjalanan gue di Malaysia dengan Transnasional bus. Ticket tertulis 9:30 PM, bus berangkat dari Jerteh. Jam baru menunjukkan pukul 5 sore, kepagian. Gue memutuskan untuk ngiter ngiter dulu. Koper bisa dititipkan. Murah...1RM/koper... Tapi jangan harap aman... Karena ga dijagain, sapa aza bisa ambil koper.
Tak jauh dari station ada supermarket mirip Carrefour. Skalian aza beli oleh oleh. Puas ngeborong berbagai macam teh tarik, coffee, snack, sachet ala Msia. Boh, Aikcheong, Oldtown etc... Murah murah disini. Dan gak jauh dari situ ada food court ala Msia. Bikin ngiler sih... Banyak makanan khas sana yang terlihat menggiurkan. Nasi Kerabu yang bewarna biru, Murtabak, Sate... Etc
Khawatir sakit perut, karena bakalan menginap di bus. Maka niat makan di urungkan. Cari tempat yang lebih higenis.. Yaitu KFC. Lumayan laaaa cobain Msian KFC hihihihi..
Kelar nongkrong di KFC sampai jam 9, balik ke Jerteh station. Bus belum datang...
Jam 10....
Jam 11...
Kok Bus ga dateng dateng yaks? Penumpang yang kebanyakan ang moh mulai bertampang gahar. Gue juga... Grrr...

Akhirnya jam 12 malam teng... Bus tiba... Horeeee.. Udah saking pegel nungguin bus jadi ga ada tenaga lagi buat marah marah ke sopir bus. Langsung duduk di Bus dengan anteng...
Tidurrr menuju destinasi Singapore.
Selama perjalanan cukup lancar, ada beberapa kali perhentian untuk tandas. Dan besoknya, kembali turun dua kali di perbatasan Malaysia - Singapore.
Akhirnaaaaa sampeeee Singapore, jalanan macet total. Epek dari keterlambatan bus kemarin, bikin teman teman gue kelabakan untuk masuk kerja hari itu. Jadi pada telat semuaaaa dehhh.. Huh... Jujur saja.. Gue kapokkkk naik bus Transnasional...
Ga Ga Ga kuattt...http://www.smileycodes.info
Tobatttttt dehhhhh...http://www.smileycodes.info

Tuesday, August 23, 2011

Shari-la Resort Perhentian Island

Sampai di Kuala Besut Jetty, gue meneruskan perjalanan menuju Pulau Perhentian Kecil, Shari-la Resort. Setelah membayar 70RM untuk tiket boat, serta 5RM tax, berangkat lah gue menuju resort. Perjalanan dengan boat memakan waktu sekitar 40 menit. Bukan perjalanan yang menyenangkan, karena body kapal selalu lompat lompat membentur ombak....
Pantat gue biru biru deh. http://www.smileycodes.infoSakit euiiiii... Tapi seru juga sih..

Sekitar 3 bulan sebelumnya teman gue sudah book 3 chalet di Shari-la Resort. Karena terletak di sisi barat, Shari-la terbaik untuk melihat sunset. Tidak bising karena jarang backpackers mabuk yang berteriak riuh di malam hari. Dan yang paling penting mereka mempunyai 5 star PADI, Quiver Dive team.
Pada saat reserve chalet, sempat mengalami "vomit blood" http://www.smileycodes.infokarena respond dari staff  Shari-la Resort ini. Tanggapan mereka super minim. Susah bener berkomunikasi. Email sudah sangat mendetail dengan bahasa yang amat sangat jelas.. Tetap saja ditanggapi ngawur. Ga nolong deh pokoknya. Bener bener makan ati pada saat book hotel serta mengatur transportasi. Sampai harus confirm puluhan email. Wew... Untung setiba di sana semua berjalan dengan lancar.

Turun di jetty Shari-la, tidak nampak staff hotel yang menolong untuk membawakan luggage, jadi gue menanjak bersama koper sendirian menuju receptionist. Setelah mendapatkan kunci chalet, lagi lagi gue sendiri menggerek koper. Padahal kalo di Indo di bawain... Untung cuman 1 biji, kalo segambreng bisa pingsan di jalan.... Lumayan jauh tuh jaraknya.
http://www.smileycodes.info
Akhirnya sampai di chalet (230RM/Night) gue yang.... Kecil... Se ala kadarnya... Ga ada alat untuk memasak air panas (Bisa minta termos air panas di receptionist). Ada kipas angin, namun ac rusak. Dan ga bisa tuker chalet berhubung fully booked, gue harus menanti sampai ada yang check out.
Di pulau ini... Gue menemukan banyak binatang liar yang di biarkan berkeliaran. Sempat hampir ke injek seekor komodo kecil, dan dengan beraninya gue lengkahin...
http://www.smileycodes.info
Kecilllll itu mahhh.....
Tetapi... Begitu melihat komodo gendut berukuran 1,2 meter.... Gue ga brani kemana mana sendirian...
http://www.smileycodes.infoGileee Saking terobsesi ama komodo, akar pohon mencuat pun bisa bikin gue jantungan. Soalnya komodo di Indonesia makan daging dan bisa mencaplok manusia. Gue nanya ke receptionist, mereka bilang komodo di lepas gitu aza karena komodo Malay vegetarian... Tetep aza itu komodo gitu looooo.... Sulit percaya gue kalo mereka vegetarian. Emang nya agama mereka Buddhist apa???
Selain menemukan komodo, ada juga monyet, serta ular hijau. Ahhh.. Ular hijau itu mengingat kan gue pada seseorang. Pada hari ke 3, receptionist mengabarkan kalo gue bisa pindah chalet. Tetapi harus saat itu juga ngungsi, secepatnya. Kebetulan juga saat itu gue lagi nguber kelas diving, dan para diver yang 1 boat sama gue udah pada nungguin. Bingung karena harus secepatnya mindahin barang gue and barang roommate sendirian ke chalet yang baru.

Receptionist memberikan tugas kepada Mr J (Western guy who work for Shari-la), to assist me, menunjukkan kamar dan bantu gue mindahin barang. Dalam perjalanan menuju chalet, dia bilang,  "I'm just gonna show u the new chalet".
Trus gue bilang kalo gue butuh bantuan untuk mindahin koper.... Gak nyangka Mr J yang berbadan atletis, ngejawab dengan sangat 'sopan' (Yes.. I'm being sarcastic!).
"Ohhh, u're a strong girl, u can do it by urself"

Suchhhhh a gentleman....!!!!! Trus ga cuman gitu... Dia tiba tiba melihat kehadiran uler hijau di pohon... Kemudian dengan gaya santai klemat klemot, dia mengamati uler tersebut.... Dan melupakan gue yang bengong dengan kelakuannya....
Mana yang katanya mo nunjukin kamar gue????!!!...http://www.smileycodes.info
Gileee, baekkk benerrrr dehhh... Mana gue udah telat... Langsung gue tinggalin bule cacat itu, nyari chalet sendiri, dan sibuk tunggang langgang mindahin barang. Untung ga lama roommate gue datang, dan ikutan migrah... Dihari Mr J mendapat tittle "Bum" dari roommate gue itulah, gue mendapatkan chalet baru yang sejuk dengan ac.
http://www.smileycodes.info
Selain kejadian naas itu Shari-la resort cukup menyenangkan. Pasir yang bersih, gradiasi warna laut yang indah. Sunset yang mengagumkan. Sayangnya gue ga sempet untuk moto moto sunset, sibuk belajar diving. Waktu menjelang sunset harus secepatnya ke jembatan jetty, karena disana lokasi terbaik. Matahari terbenam perlahan, romantisss dahhhh. Ga heran banyak tamu yang honeymoon disini.
Breakfast di hotel setiap pagi, menurut gue kurang bervariasi. Menu nya itu itu saja. 4 hari breakfast gue membosankan..
http://www.smileycodes.info
Hampir sejenis, dan rasanya kurang. Ada juga tukang goreng telur, tapi mesti bayar lagi. Scramble egg 3RM. Omelette 7RM.
Mereka menyediakan BBQ for dinner... Restaurant Shari-la nyaman with dazzling view... Tapi rada pricey.
Turun tangga keluar sedikit terlihat banyak restaurant berjejer (Mama, Amelia, Ewan, Maya..etc). Makanan di luar Shari-la ini lebih murah, enak dan banyak pilihan. Letaknya juga langsung menghadap ke laut. Malam hari, mereka menyediakan BBQ. Cuman mo rela nungguin lama...bisa sejam karena tempat ini dipadati pengunjung. Recommended Barracuda Set nya!!! Western food nya juga manteb.
Kebanyakan tamu pergi keluar Shari-la untuk makan. Salah satu tempat makan malam yang hip adalah Long beach. Maka dengan rasa penasaran, gue berkunjung ke sana. Kata nya sekitar 10 menit berjalan kaki dari Shari-la. Ternyata Long Beach bener bener long long longggg way... Mungkin karena kaki asia gue yang pendek, jadi membutuhkan waktu 20 menit.
http://www.smileycodes.info
Daki gunung, masuk utan, gelap, jalan setapak yang kecil. Kalo kesana, sebaiknya bawa senter deh... Ga tau binatang apa aza yang bersembunyi di balik rumput. Perjalanan yang... Menegangkan.
http://www.smileycodes.info
Sampai di Long beach, nampak jejeran restaurant dengan tempat duduk berlesehan di atas pasir. Beberapa restaurant with sea view. Juga terdapat tempat clubbing..
http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info 
Di Pulau Perhentian ini juga terdapat banyak kegiatan selain diving or snorkeling. Bisa kayaking...http://www.smileycodes.info
Main main di pantai. Naik ke puncak bukit. Banyak lokasi untuk camwhoring. Tersedia juga tempat untuk massage, wifi dan sewa buku.
Kebanyakan tamu berasal dari Europe, Malaysia dan segelintir Korea. Orang Indonesia amat langka. Afterall pengalaman gue cukup menyenangkan di Shari-la Resort. Dapat banyak teman baru dari berbagai benua.. Orang orang yang ramah, kecuali ang moh sinting yang ngeliatin uler. Menatap langit biru bersih, wangi laut.. Jernih Bening... Tiap hari makan dive makan dive makan dive tidur.... Ahhhhhh mo balikkkk kesanaaaa...

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info
Ps: All these fabulous images were taken by Yean Ching, Sinmeun How, Neena, Shan and Jane. Enjoy the slideshowww...
http://www.shari-la.com/

Kehidupan selama dua tahun perkawinan

Tidak terasa, tau tau sudah 2 tahun menikah. Rasanya baru kemarin hihihihi. Jadi bagaimana perjalanan 2 tahun ini? Bahagia banget, bahk...