Saturday, August 13, 2011

G7 Sinma Live Bull Frog Claypot Porridge

Geylang, tempat ini terkenal di Singapore, sebagai tempat yang lorongnya di penuhi makanan lezat. Selain itu Geylang juga terkenal dengan "Ayam" nya. Maksud gue night workers hehehehe... Imelda bersama hubby nya mengajak gue berpetualang makanan ke Geylang untuk dinner. Paul yang asli Singaporean, menjelaskan bahwa Geylang mempunyai banyak lorong. Dan uniknya setiap lorong bernomor ganjil untuk tempat makanan, dan yang genap untuk business... prostitution dan hotel plus plus... Setelah puas melirik di jalan jalan Geylang ( Gue penasaran, jadi maksa Paul muter muter dikit di lorong genap hihihihi.. Maklum turis ), akhirnya sampai di lorong 3, tempat makan malam.
Bertempat di lantai 2, restaurant kecil ini ramai di kunjungi. Waiter nya semua berbahasa Chinese. Dan dalam sekejab Paul cas cis cus pesan makanan sambil menunjuk nunjuk menu. Gue yang juga mengerti bahasa Chinese... Masi tetep aza bengong dengan bahasa Chinese berkecepatan tinggi... Amazeeeed..
Restaurant yang dipilih Paul ini terkenal dengan bubur kodoknya. Yang di bayangan gue adalah bubur kodok biasa seperti di restaurant chinese Jakarta. Ternyata berbeda sodara sodara. Bubur Kodok yang mendarat di meja ini amat tidak sama dengan bayangan gue. Bubur di claypot bubur. Dan Kodok di claypot lainnya. Mereka terpisah!!!! Kalo di Indo kan Bubur kodok jadi satu dan rasanya hambar... Ini tidak samaaa... Claypot berisi kodok mempunyai saos kental bewarna hitam. Dan rasanyaaaa.... Luar biasa... Kodoknya berbumbu pedas, disertai jahe plus daun bawang, dan kaya nya pake banyak blackpepper.
Selain bubur kodok, Paul juga memesan iga babi, yang ini juga rasanya enak sekaleee. Makanan favorite juga. Daging nya pas, ga keras, bumbunya juga meresap. Ga bisa dilupakan. Ludes lah seketika.
Kacang panjang yang di cah bawang. Rasanya cukup ok. Cuman masi kalah enak sama bubur kodok dan ribs babi nya. Santapan malam yang menyenangkan, apalagi berkumpul dengan teman lama. Thank's to Paul and Imelda ;)
Ps: Biasanya sulit menemukan tempat untuk parkir di Geylang, tapi ada gedung parkir tak jauh dari restaurant ini.

G7 Sinma Live Bull Frog Claypot Porridge (Geylang Rd)
161 Geylang Road Lorong 3
6743 2201

Thursday, July 21, 2011

Warung Made

Siapa yang tidak kenal Warung Made di Bali? Well... Kalo ga tau ya ada baiknya baca blog ini, wkwkwkwkwk..

Warung Made tempat paling hip di Bali. Banyak turis asing maupun lokal, rela ngantri di depan warung yang terletak di jalan Pande Mas, Kuta, Bali, Indonesia (Tel: + 62 361 755297). Selain tempatnya strategis, suasananya homey, makanan minumannya bener bener balinese, harganya pun bersahabat, membuat warung ini selalu ramai pengunjung. Dan Warung Made pun sukses expand, buka warung kedua di Seminyak, Kuta, Bali, Indonesia (Tel: + 62 361 732130). Lebih tepat di sebut Restaurant siiii....Karena besar, luas dan lebih high end, nyempil di deretan butik butik..
Menurut pengamatan gue, yang menjadi icon warung made adalah Nasi Campur Special. Terdiri dari aneka campuran lauk pauk ala Bali, mampu membuat lidah berkecak ria. Ikan asin, udang, tempe, ayam, kacang, serundeng, sapi, tahu, sate lilit, beragam sayuran.... Rame deh pokoknya.

Ga cuman nasi campur, masakan lainnya juga wajib dicoba. Khas bumbu bali serta kehangatan masakan rumah ala Made terasa disetiap masakan. Entah kenapa, gue lebih prefer makanan di Warung Made Kuta... Sepertinya lebih authentic.
Bila hendak berkunjung ke Warung Made yang di Kuta, mendingan naik taxi, atau system di drop sopir. Bisa mabok nyari tempat parkir. Karena area Kuta yang super crowded..... Bisa berjam jam hanya untuk cari parkir.
Kalo bawa mobil atau nyetir sendiri, sebaiknya ke warung made Seminyak. Halaman parkirnya luas, lega, dan nyaman.
Warung Made tempat yang cocok untuk bercengkrama.... Highly recommended place to hang out in Bali.
http://www.madeswarung.com/

Thursday, July 14, 2011

Tahu Kupat Jo Brewok

Berpetualang sendirian mencari makanan adalah kegiatan gue setiap hari saat berlibur ke kota Solo. Di kota kecil ini lah gue kenalan sama yang namanya tahu kupat. Sebelumnya ga pernah makan, secara ga ada gitu loh di Jakarta.

Seporsi Tahu Kupat itu.... Banyakkkk.. Piring yang dipenuhi potongan ketupat, potongan tahu yang di goreng crispy (enak sekaleeee tahunya), bakwan goreng, bakmi kuning, rajangan sayur, taburan kacang goreng serta dilumuri saos bewarna hitam membuat rasa keseluruhannya eunakkk tenan. Yang buat gue klepek klepek sama makanan ini adalah saos nya itu. Ada rasa gurih manis dan sedikit asam kecut yang menyegarkan. Bawang putih, gula jawa, serta entah bumbu apalagi, melebur, menciptakan sarapan pagi yang maknyusssss.

Banyak plang tahu kupat terlihat di jalan jalan kota Solo. Yang gue sering denger dari penduduk setempat "Bapak Mentri ini langganan tahu kupat itu. Bapak President suka makan di tahu kupat sana". Masing masing mempunyai langganan nya sendiri sendiri.
Tahu Kupat Jo Brewok, lumayan terkenal. Kabarnya keluarga Cendana suka bungkus sarapan pagi dari sini. Lokasi gerobak nya ada di pinggiran rel kereta api, Jl. RM Said, kulon palang pasar nangka depan toko roti mahkota. Warung kecil yang terletak di dekat gerobak sebagai tempat makannya. Gue emank paling demen jajan di pinggiran jalan, hihihihihi.
Senyum gue tambah lebar pas bayar..... Kachink! ....Karena seporsi besar tahu kupat hanya Rp 5.000!

Mutiara 5 Gedung Chandra

Jika mampir ke daerah Pecinan / Chinatown, Glodok Kota. Pastinya wajib ber wisata kuliner. Begitu banyak makanan, terutama di gang gang terpencil. Biasanya setelah jalan jalan seharian, perut lapar, mo cari makan di tempat yang adem, ber AC... Coba deh belok ke food court Gedung Chandra (Jl. Pancoran No. 33-35).

Terletak di lantai dasar paling ujung kiri. Dari pintu masuk Chandra, lurus aza sampe mentok kiri. Walao tempatnya di pojokan, disini gudangnya makanan yang bikin mouth-watering. Suka dilemma kalo kesini, bingung mo pilih yang mana. Ada San Yik (Paikut goreng talas nya superb), Tio Jiu 999 (Seafood nya behhhhh sip deh), Sedap Wangi (Nasi campur nya menggiurkan), Kari Lam, Hijau Daun, Mpek mpek, etc. Semua nya enak enak, tapi kali ini gue milih makan di Mutiara 5. Salah satu Chinese food stall yang sejak dahulu terkenal.
Ikan Kuah Talas
Makanan terfavorite. Tapi karena porsinya besar sekali... Setidaknya harus ada 4-6 orang yang bantu makan. Kuahnya gurih sekali, kayanya pake susu. Terdiri dari Ikan gurame yang di goreng terlebih dahulu sebelum nyemplung di kuahnya, tales yang empuk, angkak, tahu putih yang membaur lezat dengan kuah, sayur asin, lobak serta sawi, juga di taburi daun ketumbar. Pokonya mesti di coba!!!
Lo mie
Bakmi berukuran besar disiram dengan udang, ikan, usus, hati babi (Bisa pesan pake apa aza) disertai beberapa sayuran. Kuah siramnya yang buat ketagihan. Porsinya besar sekali, seporsi cukup untuk 2 orang... Tapi kadang kadang gue makan sendiri juga abis.

O-Jian (Oyster egg omelette / 牡蛎煎 )
Telor Dadar yang terdapat oyster di dalamnya. Lumayan enak. Not the best I've ever tasted, tapi cukup mengobati kangen masakan asal Teowchew / Fujian. Gorengnya pas, pinggir dadarnya ada garing garing, porsinya besar... Dan ber- cholesterol...Tingiiiii...

Kerang Tauco
Ga asin kok, bumbu tauco nya kerasa pas, kerangnya juga fresh. Sukses membuat temen gue untuk nyomot dan nyomot lagi.
Ayam Cah Sayur
Karena salah satu temen gue ga makan hewan yang berkaki 4, jadi gue pesan ini. Memang semua masakan Mutiara 5 ga ada yang mengecewakan. Ayam di cah dengan sayur dan jamur cukup memuaskan.

Food court ini buka hanya sampai jam 7 malam, sayangnya mereka ga menyediakan teh tawar, minuman yang paling simple. Mereka menawarkan aneka Jus, teh kembang, pang da hai ( 胖大海, minuman untuk panas dalam), liang teh, aqua, dan aneka softdrinks serta teh botolan. Nanti ya kapan kapan bahas vendor lain yang ada di food court gedung Chandra.

Wednesday, July 13, 2011

Flapjaks

Sebelum nge post tentang restaurant, biasanya gue google dulu review pendapat dari blogger lain. Kadang suka kecewa juga bila udah banyak banget yang nge review tentang restaurant tersebut. Tapi ga pa pa, tiap blogger punya pandangannya sendiri sendiri, mangkoknya sendiri sendiri. Dan cara bahas nya pun berbeda, betul? Hihihihi..
Flapjaks cukup terkenal di Bali, banyak terlihat di mana mana. I have a sweet tooth, walau sudah makan kenyang, pasti ga lengkap bila ga makan yang manis manis. Diabetes? Tenang... Kan anak tukang obat :p
Ide Din2 sehabis dinner kita berkunjung ke Flapjaks yang di Kuta Beach. Sebelnya cari parkiran... Sampai muter 5 kali ga dapet parkir, macet pula. Akhirnya nekad nyolong parkir di Hotel Hard Rock Bali. Yang memang ga jauh dari Flapjaks.
Sampai di Flapjaks, terpana sama display makanan... Bingung milih yang mana...
Selain itu yang punya sweet tooth cuman Din2 dan gue. Yang lain uda nyerah, ga muat nyempilin dessert lagi. Flapjaks terkenal dengan pancake nya. Karena tau diri, no more carb...
Habis berembuk ama Din2 akhirnya terpilihlahhh gelato set. Dengan 5 scoops gelato, bisa beda beda rasanya. Gue ama Din2 sempet nyicip nyicip semua gelato di sendok kecil untuk memilih 5 rasa...Mas nya sabar dehhh...
Combo Gelato tiba dengan gelas besar....Jreng Jrengggg....
I want to keep it for myself hahahahaha...
Beberapa astor menancap di atasnya bersama whip cream dan cherry. Home made gelato nya enak enak, sesuai dengan expectation...Yah kan emang udah di pilih sesuai selera sebelumnya hihihi...Di bawah gelato terdapat corn flakes, kripik kriuk kriuk dan strawberry sauce, dengan buah buahan asem manis nyampur semuanya . Jadi ga bikin eneq. Akhirnya yang lain ikutan turun tangan nyobain ...
Selain gelato set, gue juga pesan minuman. Secara di Bali, kayanya gue kurang makan sayuran deh hihihi, jadi gue sok sehat gitu order jus bewarna hijao bernama Bok Choy, yang isinya sayuran serta buah buahan. Tapi soal rasa... Ga ada rasa sayuran sama sekali tuh, enak, manis... Walao bahan utamanya sayur bok choy, tapi ketutup dengan rasa buah lainnya. Minuman yang lain juga katanya sippppp.

Bisa nemuin Flapjaks di :

Kuta Beach : Jl. Pantai Kuta (next to Rosso Vivo)
Phone (62361) 765673

Kuta : Complex Kuta Sidewalk Kartika Plaza Street, Kuta Bali
Phone (62361) 765100

Sanur : Jl. Cemara no 27, Sanur Bali
Phone (62361) 287882

Ivory : Jl. Petitenget 88x, Kerobokan Bali
Phone (62361) 8476726

Pass Ngurah Rai, Simpang Dewa Ruci (Mall Bali Galeria)
Phone (62361) 764076

Tuesday, July 12, 2011

Bakmi Moyan

Pagi pagi jam 7 suka bingung. Mau breakfast apa hari ini? Denger dari temen katanya Bakmi Moyan di sebelah Restaurant Fong Tu enak. Secara gue olahraga pagi di daerah pluit, skalian aza mampir kesana. Cari nya ga susah. Terlihat dari depan plangnya Bakmi Moyan Hakka Lu Mi. Tempatnya sih kecil, tapi penuh dengan customer. Ada yang makan di situ, dan ada yang bawa pulang (da bao).

Penasaran, segera gue pesan, 1 bakmi ayam jamur dengan pangsit, 1 bakmi chasiew, 2 tahu isi daging (yong to fu). Begitu nyampe pesanan gue, uda kliatan neh, bakminya terlihat mengiurkan. Kayanya kenyel kenyel gitu. Dan setelah sumpitan pertama... Ternyata Benar!!! Bakminya enak! Ayam jamur nya juga enak, empuk, jamurnya banyak. Kuah nya bening, cuman pangsitnya biasa biasa saja. (Rp 21.000)
Ga mo rugi gue juga nyomotin chasiew dari mangkok bokap... Sayangnya dagingnya rada keras. Gue jujur kurang suka bakmi chasiew nya. (Rp 22.500)
Beralih ke tahu putih polos, yang tengahnya terdapat daging cincang, dengan kuah serta ditaburi daun bawang. Rasanya cukup enak. (Rp 14.000)
Tahu ini rekomendasi dari ownernya. Dia juga rekomendasiin sui kiaw. Kalo lagi ga inget berat badan sehhh.................... Stopppp, cukup, gue harus stop sampai disitu hahahahahaha...
Jl. Pluit Barat 1 no. 15. Jakarta, Indonesia (021) 6670207

Ps : Hmmmm...baru sadar gue pas liat bon di rumah....minum teh nya gratissss

Kehidupan selama dua tahun perkawinan

Tidak terasa, tau tau sudah 2 tahun menikah. Rasanya baru kemarin hihihihi. Jadi bagaimana perjalanan 2 tahun ini? Bahagia banget, bahk...