Saturday, September 10, 2011
Bakut Teh Ancestor's Recipe
Iseng kutak katik buku resep dari nenek moyang, gue menemukan Bakut Teh recipe. Terdiri dari berbagai macam herbal spices traditional untuk memasak bakut teh.
肉= Ba = Daging
骨= Kut = Tulang
茶= Teh = Herbal spices
Buku yang uda robek compang camping berumur 80 tahun ini mempunyai berbagai macam resep. Sayang resepnya rahasia, jadi gue sengaja blurin poto nya. Setiap toko obat Chinese mempunyai secret recipe masing masing. Supaya ga di copy, resep tersebut ga di sebarkan. Pelit mode on.
Biasa langganan chef restaurant memakai sepack spices bakut teh (Rp 25.000/pack) untuk memasak porsi besar. Bisa dapet berpanci panci... Gue cukup memakai setengah pack recipe saja. Cuman buat sekeluarga, sepanci doank. Tinggal nyomot, nimbang sendiri spices nya hahaha...
Bahan yang perlu di siapkan:
* Daging Paikut (babi)
* Bawang Putih
* Lada putih
* Garem
* Kecap manis
* Herbal spices resep nenek moyang.
(Bisa beli di toko obat Chinese)
Lada, garem, kecap manis kira kira sendiri. Gue ga tau berapa banyak percisnya. Pake instinct.
Alat masak slow cooker.
1. Daging dan tulang cuci bersih.
2. Bawang putih cuci bersih, ga usa dikupas kulitnya. Di jejek, tumbuk ngasal.
3. Masukan daging, bawang, spices, garem, lada, kecap manis kedalam slow cooker, aduk rata. Tuang air secukupnya.
4. Masak kira kira 3 jam atau lebih, dengan slow cooker high/fast mode. Makin lama dimasak makin empuk, makin meresap, makin enak.
5. Setelah matang, saring spices dan bawang putih, sisihkan. Sajikan daging beserta kuah saja. Siap di santap.
Gue bukan chef, skill masak juga pas pas an. Tapi masak bakut teh mah super gampang. Praktis, tinggal masukin semua nya ke slow cooker, tingalin aza beberapa jem, tau tau jadi, beres deh.
Hasilnya seperti ini... Taaadaaa...
Wangi herbal tercium sejak dimasak. Rasanya mirip dengan bakut teh yang di restaurant. Ga kalah enak! Dagingnya super tenderlicious, mudah copot dari tulang. Kuah herbal bercampur apik dengan sari daging + tulang. Memang lebih enak kalo masak sendiri. Terjamin pula kebersihannya. Siapin irisan cabe merah dengan kecap manis sebagai pelengkap. Tambahin potongan cakwe, daun ketumbar biar makin mantep.
Thursday, September 8, 2011
Pandan Bistro
Kebetulan terdampar di daerah pluit, macet gak gerak. Craving for Indonesian food. Akhirnya gue memutuskan untuk mampir makan siang di Pandan Bistro. Rumah makan ber cat hijau, yang terletak di seberang Pluit Village.
Food porn time......
Gulai Kepala Ikan, makanan wajib dipesan kalo kesini. Enak... Gurih... Very pleasing.. Scrumptious gulai menambah selera makan. Makan nasi ama kuahnya aza uda puassss.. Sendokin kuah kuning nya ke atas nasi... Wuihhh... Rich banget. Kepala ikan ini porsinya besar. Sekilas mirip masakan Padang dengan sedikit khas Medan. (Rp 110.600)
Tahu Kipas Pandan Bistro juga ga kalah exist!!! Garing kriuk kriuk di luar, di isi udang besar serta cincangan sayur, yang membludak di dalamnya. (Rp 30.200 / 4 tahu)
Cocol suwiran ayam goreng dengan kecap serta potongan cabe. So delightful! (Rp 14.900 / satuan)
Sayur asem... Nah buat gue sih pas banget asem nya. Sayur nangka, kacang panjang, melinjo, komplit semua ada. Rasa dashyat dari kuah, berpadu dengan menu lain. Membuat makan siang gue jadi makin pol, sibuk ber ashyem ashyem ria. (Rp 8.900 / mangkok)
Rendang with savory taste, agak sulit dipotong cuwil cuwil. Bumbu rendang serta parutan kelapa meresap ke dalam daging sapi, yummmm.... (Rp 14.150 / satuan)
Puasss adalah kata yang tepat setiap kali mampir ke Pandan Bistro.
Masakan lain yang patut dicoba :
- Bunga pepaya
- Gurame sambel mangga
- Sambel udang pete
- Sayur genjer
- Keripik kentang
- Daun singkong
Pandan Bistro
Jl. Pluit Indah No. 20
Jakarta Utara
Tel: (021) 6691246, 6693048
Food porn time......
Gulai Kepala Ikan, makanan wajib dipesan kalo kesini. Enak... Gurih... Very pleasing.. Scrumptious gulai menambah selera makan. Makan nasi ama kuahnya aza uda puassss.. Sendokin kuah kuning nya ke atas nasi... Wuihhh... Rich banget. Kepala ikan ini porsinya besar. Sekilas mirip masakan Padang dengan sedikit khas Medan. (Rp 110.600)
Tahu Kipas Pandan Bistro juga ga kalah exist!!! Garing kriuk kriuk di luar, di isi udang besar serta cincangan sayur, yang membludak di dalamnya. (Rp 30.200 / 4 tahu)
Cocol suwiran ayam goreng dengan kecap serta potongan cabe. So delightful! (Rp 14.900 / satuan)
Sayur asem... Nah buat gue sih pas banget asem nya. Sayur nangka, kacang panjang, melinjo, komplit semua ada. Rasa dashyat dari kuah, berpadu dengan menu lain. Membuat makan siang gue jadi makin pol, sibuk ber ashyem ashyem ria. (Rp 8.900 / mangkok)
Rendang with savory taste, agak sulit dipotong cuwil cuwil. Bumbu rendang serta parutan kelapa meresap ke dalam daging sapi, yummmm.... (Rp 14.150 / satuan)
Puasss adalah kata yang tepat setiap kali mampir ke Pandan Bistro.
Masakan lain yang patut dicoba :
- Bunga pepaya
- Gurame sambel mangga
- Sambel udang pete
- Sayur genjer
- Keripik kentang
- Daun singkong
Pandan Bistro
Jl. Pluit Indah No. 20
Jakarta Utara
Tel: (021) 6691246, 6693048
Saturday, September 3, 2011
Saturday, August 27, 2011
East Ocean Teochew Restaurant 东海潮州酒家
Sheng Chyn and Darren invited me to yum cha in Singapore. Kata mereka, restaurant ini terkenal dikalangan penggemar dim sum. Letaknya juga strategis... Tempat yang pasti dikunjungi turis Indo, kawasan Orchard. Apalagi kalo pas liburan... Bahhh lautan Indo deh. Dimana mana berkeliaran orang Indo. Ya kan?
Terletak di gedung Shaw Centre, bersebelahan dengan Isetan. Restaurant ala Chao zhou ini selalu ramai weekday maupun weekend. Ngantri sebentar diluar, akhirnya dapet meja.... Setelah menyelusuri menu dim sum yang khas Teo Chew, makanan pun berdatangan..
Boleh panggil gue norak... Tapi babi panggang ini enakkkk buanget...!!! Seumur umur, gue belon pernah gue makan babi panggang seenak ini. Kulitnya crispy tipis, garingnya pas. Karena baru mateng, masi anget makin menggugah selera. Dilengkapi dengan saos wasabi... Wajib coba!!!
Kulit ikan yang di goreng crispy, renyah seperti krupuk. Dilengkapi dengan kuah sebagai cocolan, membuat kulit ikan berbunyi nyaring... Menambah cita rasa.
Yang ini juga ga kalah manteb. Kulit pastry yang berlapis lapis terasa gurih, dengan daging babi bersembunyi di balik kelezatannya.
Dim sum disini semuanya lulus test lidah gue. Bentuk dan rasa ga ada yang mengecewakan... Jadi ga perlu gue jelasin satu satu hahaha, mampir aza deh kesini....
Terletak di gedung Shaw Centre, bersebelahan dengan Isetan. Restaurant ala Chao zhou ini selalu ramai weekday maupun weekend. Ngantri sebentar diluar, akhirnya dapet meja.... Setelah menyelusuri menu dim sum yang khas Teo Chew, makanan pun berdatangan..
Boleh panggil gue norak... Tapi babi panggang ini enakkkk buanget...!!! Seumur umur, gue belon pernah gue makan babi panggang seenak ini. Kulitnya crispy tipis, garingnya pas. Karena baru mateng, masi anget makin menggugah selera. Dilengkapi dengan saos wasabi... Wajib coba!!!
Kulit ikan yang di goreng crispy, renyah seperti krupuk. Dilengkapi dengan kuah sebagai cocolan, membuat kulit ikan berbunyi nyaring... Menambah cita rasa.
Yang ini juga ga kalah manteb. Kulit pastry yang berlapis lapis terasa gurih, dengan daging babi bersembunyi di balik kelezatannya.
Dim sum disini semuanya lulus test lidah gue. Bentuk dan rasa ga ada yang mengecewakan... Jadi ga perlu gue jelasin satu satu hahaha, mampir aza deh kesini....
East Ocean Teochew Restaurant (东海潮州酒家)
1 Scotts Road #02-18 Shaw Centre
Tel: 6235-9088
Mon to Fri: 11:30am - 3pm, 6pm - 11pm
Sat to Sun: 10am - 3pm, 6pm - 11pm
http://www.eastocean.com.sg/
1 Scotts Road #02-18 Shaw Centre
Tel: 6235-9088
Mon to Fri: 11:30am - 3pm, 6pm - 11pm
Sat to Sun: 10am - 3pm, 6pm - 11pm
Friday, August 26, 2011
Sin Heng Claypot Bak Koot Teh
Waktu Neena nanya, mo makan apa siang? Gue bingung... Banyak pilihan menari nari di kepala.
Gitu Neena nyebut "Bakut teh?". Langsung roh carnivora gue menjawab dengan lantang... Yokkkkkkk...
Yesss..........I'm a sucker for Bakut Teh. Hahaha...
肉 骨茶(Rou Gu Cha) yang kalo di terjemahin = daging tulang teh, pork ribs in herbal soup... Makanan terfavorit dikalangan pencinta daging babi, seperti gue dan Neena. Ada berbagai macam bakut teh :
1. Teo Chew Style - Kuah bening dan banyak lada.
2. Hokkian Style - Kuah bewarna gelap atau hitam.
3. Cantonese Style - Rasa obat herbalnya berasa jelas.
新兴瓦煲肉骨茶 (Sin Heng Claypot Bak Koot Teh) terkenal sejak 1983. Menjual bakut teh ala Hokkian dengan rasa traditional.
Menyeruput kuah yang hitam pekat, terasa jelas kombinasi herbal serta pepper. Bongkahan tulang besar, berlapiskan daging tebal yang dicocol ke irisan cabe merah + kecap. Di tambah dengan cakwe yg dicelup, meresap kuah.... Membuat gue anteng tak berkutik, khusyuk menikmati bakut teh dengan rasa classic.
Daging sih gak empuk empuk amat. Gak langsung copot dari tulangnya. Harus digigit gigit, meaty pork ribs dengan kekenyalan passs... Masi kliatan kok encek encek yang ngunyah bakut teh di Joo Chiat siang itu. Brarti ga keras keras amat laaaa...
Neena pesan claypot besar bakut teh, claypot besar kulit tahu, cakwe dan 3 mangkok nasi, untuk porsi makan tiga orang (Axiang, Neena n me). Saking uda ga sabar menyantap, motonya jadi blur.
Kulit tahu yang mengambang, sedikit terasa lebih manis kuahnya.... Ga usa di tanya hihihihi... Enakkk!!! Nikmat!!!
Gitu Neena nyebut "Bakut teh?". Langsung roh carnivora gue menjawab dengan lantang... Yokkkkkkk...
Yesss..........I'm a sucker for Bakut Teh. Hahaha...
肉 骨茶(Rou Gu Cha) yang kalo di terjemahin = daging tulang teh, pork ribs in herbal soup... Makanan terfavorit dikalangan pencinta daging babi, seperti gue dan Neena. Ada berbagai macam bakut teh :
1. Teo Chew Style - Kuah bening dan banyak lada.
2. Hokkian Style - Kuah bewarna gelap atau hitam.
3. Cantonese Style - Rasa obat herbalnya berasa jelas.
新兴瓦煲肉骨茶 (Sin Heng Claypot Bak Koot Teh) terkenal sejak 1983. Menjual bakut teh ala Hokkian dengan rasa traditional.
Menyeruput kuah yang hitam pekat, terasa jelas kombinasi herbal serta pepper. Bongkahan tulang besar, berlapiskan daging tebal yang dicocol ke irisan cabe merah + kecap. Di tambah dengan cakwe yg dicelup, meresap kuah.... Membuat gue anteng tak berkutik, khusyuk menikmati bakut teh dengan rasa classic.
Daging sih gak empuk empuk amat. Gak langsung copot dari tulangnya. Harus digigit gigit, meaty pork ribs dengan kekenyalan passs... Masi kliatan kok encek encek yang ngunyah bakut teh di Joo Chiat siang itu. Brarti ga keras keras amat laaaa...
Neena pesan claypot besar bakut teh, claypot besar kulit tahu, cakwe dan 3 mangkok nasi, untuk porsi makan tiga orang (Axiang, Neena n me). Saking uda ga sabar menyantap, motonya jadi blur.
Kulit tahu yang mengambang, sedikit terasa lebih manis kuahnya.... Ga usa di tanya hihihihi... Enakkk!!! Nikmat!!!
Sin Heng Bak Koot Teh
439 Joo Chiat Road
Singapore
Tel: +65 6345 8754
Open 24 hours
Closed Mondays
439 Joo Chiat Road
Singapore
Tel: +65 6345 8754
Open 24 hours
Closed Mondays
Thursday, August 25, 2011
Wednesday, August 24, 2011
Bus Transnasional Jerteh - Singapore
Last sequel perjalanan gue di Malaysia dengan Transnasional bus. Ticket tertulis 9:30 PM, bus berangkat dari Jerteh. Jam baru menunjukkan pukul 5 sore, kepagian. Gue memutuskan untuk ngiter ngiter dulu. Koper bisa dititipkan. Murah...1RM/koper... Tapi jangan harap aman... Karena ga dijagain, sapa aza bisa ambil koper.
Tak jauh dari station ada supermarket mirip Carrefour. Skalian aza beli oleh oleh. Puas ngeborong berbagai macam teh tarik, coffee, snack, sachet ala Msia. Boh, Aikcheong, Oldtown etc... Murah murah disini. Dan gak jauh dari situ ada food court ala Msia. Bikin ngiler sih... Banyak makanan khas sana yang terlihat menggiurkan. Nasi Kerabu yang bewarna biru, Murtabak, Sate... Etc
Khawatir sakit perut, karena bakalan menginap di bus. Maka niat makan di urungkan. Cari tempat yang lebih higenis.. Yaitu KFC. Lumayan laaaa cobain Msian KFC hihihihi..
Kelar nongkrong di KFC sampai jam 9, balik ke Jerteh station. Bus belum datang...
Jam 10....
Jam 11...
Kok Bus ga dateng dateng yaks? Penumpang yang kebanyakan ang moh mulai bertampang gahar. Gue juga... Grrr...
Akhirnya jam 12 malam teng... Bus tiba... Horeeee.. Udah saking pegel nungguin bus jadi ga ada tenaga lagi buat marah marah ke sopir bus. Langsung duduk di Bus dengan anteng...
Tidurrr menuju destinasi Singapore.
Selama perjalanan cukup lancar, ada beberapa kali perhentian untuk tandas. Dan besoknya, kembali turun dua kali di perbatasan Malaysia - Singapore.
Akhirnaaaaa sampeeee Singapore, jalanan macet total. Epek dari keterlambatan bus kemarin, bikin teman teman gue kelabakan untuk masuk kerja hari itu. Jadi pada telat semuaaaa dehhh.. Huh... Jujur saja.. Gue kapokkkk naik bus Transnasional...
Ga Ga Ga kuattt...
Tobatttttt dehhhhh...
Tak jauh dari station ada supermarket mirip Carrefour. Skalian aza beli oleh oleh. Puas ngeborong berbagai macam teh tarik, coffee, snack, sachet ala Msia. Boh, Aikcheong, Oldtown etc... Murah murah disini. Dan gak jauh dari situ ada food court ala Msia. Bikin ngiler sih... Banyak makanan khas sana yang terlihat menggiurkan. Nasi Kerabu yang bewarna biru, Murtabak, Sate... Etc
Khawatir sakit perut, karena bakalan menginap di bus. Maka niat makan di urungkan. Cari tempat yang lebih higenis.. Yaitu KFC. Lumayan laaaa cobain Msian KFC hihihihi..
Kelar nongkrong di KFC sampai jam 9, balik ke Jerteh station. Bus belum datang...
Jam 10....
Jam 11...
Kok Bus ga dateng dateng yaks? Penumpang yang kebanyakan ang moh mulai bertampang gahar. Gue juga... Grrr...
Akhirnya jam 12 malam teng... Bus tiba... Horeeee.. Udah saking pegel nungguin bus jadi ga ada tenaga lagi buat marah marah ke sopir bus. Langsung duduk di Bus dengan anteng...
Tidurrr menuju destinasi Singapore.
Selama perjalanan cukup lancar, ada beberapa kali perhentian untuk tandas. Dan besoknya, kembali turun dua kali di perbatasan Malaysia - Singapore.
Akhirnaaaaa sampeeee Singapore, jalanan macet total. Epek dari keterlambatan bus kemarin, bikin teman teman gue kelabakan untuk masuk kerja hari itu. Jadi pada telat semuaaaa dehhh.. Huh... Jujur saja.. Gue kapokkkk naik bus Transnasional...
Ga Ga Ga kuattt...
Tobatttttt dehhhhh...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kehidupan selama dua tahun perkawinan
Tidak terasa, tau tau sudah 2 tahun menikah. Rasanya baru kemarin hihihihi. Jadi bagaimana perjalanan 2 tahun ini? Bahagia banget, bahk...
-
Wuih ga berasa uda akhir bulan Juni, lebaran sebentar lagi... Ok post kali ini gue mo curhat... Dramaaaa! Mengenai bridesmaids, ag...
-
Persiapan wedding uda ampir kelar, udah pilih pilih dan book para vendor. Gue kira uda beres tinggal update update aza.... Ternyatahhhh...
-
Postingan kali ini judulnya agak melankolis. Sesuai dengan suasana hati gue yang lagi mendung bersedih beberapa hari ini. Kadang dalam hidup...


































